Realizing Climate Action through Contextual Biology Learning: A Literature Review of Integrating Local Bird Data into Biodiversity Materials for Achieving SDG-13

Keywords:

Contextual Learning, Local Bird Data, Biodiversity, SDG-13, Climate Action, Biology Education.

Abstract

Purpose – This paper aims to analyze how the integration of local bird data in biodiversity learning materials can support the achievement of Sustainable Development Goal-13 (SDG-13) concerning climate action through contextual biology education. Climate change education requires approaches that connect global issues with local contexts to enhance students' ecological awareness and environmental responsibility.

Study design/methodology/approach – This study employs a literature review method using seven relevant national and international research articles. The review focuses on examining contextual learning approaches in biodiversity education, the use of local biological data as learning resources, and the integration of SDGs values in biology curricula, particularly SDG-13.

Findings – The findings indicate that integrating local bird data into biodiversity learning materials has significant potential to: (1) enhance the relevance and contextuality of biology learning; (2) strengthen students' ecological literacy; (3) build environmental care character; (4) support the implementation of independent curriculum and Pancasila Student Profile; and (5) provide real context for understanding climate change and its impacts on local ecosystems. Local birds serve as effective bioindicators for monitoring climate change impacts while enriching students' understanding of biodiversity at the genetic, species, and ecosystem levels.

Research limitations/implications – This review is limited to seven articles, which may not fully represent all aspects of contextual biodiversity learning and SDG-13 integration. Future studies could incorporate broader sources or conduct empirical research on the development of learning materials integrating local bird data.

Originality/value – This study provides a synthesized understanding of how contextual biodiversity learning through local bird data integration can become an effective strategy for SDG-13 achievement in secondary education. The integration demonstrates relevance for developing 21st-century competencies while fostering climate awareness and local environmental conservation values among students.

References

Bappenas. (2020). Pedoman Teknis Penyusunan Rencana Aksi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)/Sustainable Development Goals (SDGs). Kedeputian Bidang Kemaritiman Dan Sumber Daya Alam, Kementerian PPN/Bappenas.

Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kemendikbudristek. (2023). Peran pendidikan vokasi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Erwanto. (2020). Profil Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Konsep Keanekaragaman Hayati melalui Problem Based Learning. Jurnal Kependidikan, 6(3), 578-587.

Garnasih, T. (2018). Peningkatan Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa Melalui Pembelajaran Di Lingkungan Sekolah Pada Materi Keanekaragaman Hayati Di Kelas X-MIA AR-ROSYIDIYAH. Jurnal Sains, Matematika, Dan Pembelajarannya, 7(2), 114-124.

Herayana, Hadi, K., & Syamsu F. D. (2020). Pengembangan Modul Biologi Berbasis Pendekatan Jelajah Alam Sekitar Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Keanekaragaman Hayati Di Kelas X SMA Negeri Kaway XVI. Journal Bionatural, 7(1), 61-74.

Hidayati, L., & Sari, M. (2023). Tantangan pendidik dalam implementasi pendidikan lingkungan hidup pada kurikulum nasional. Jurnal Pendidikan Lingkungan Hidup, 8(1), 25-35.

IPCC. (2022). Climate Change 2022: Impacts, Adaptation, and Vulnerability. Intergovernmental Panel on Climate Change.

Kemendikbudristek. (2022). Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Biologi Fase E – Fase F Untuk SMA/MA/Program Paket C.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2019). Rencana Aksi Nasional Pembangunan Berkelanjutan 2019-2024. Jakarta: KLHK.

Khairini, R., Mukhtar, E., & Novarino, W. (2024). Bird Diversity And Its Potential For Tourism Activities In Mangrove Areas, Carocok Anau, West Sumatra, Indonesia. Jurnal Biologi Tropis, 24(4), 475-483.

Kurniawan, R. (2022). Mengintegrasikan pendidikan keanekaragaman hayati dalam konteks pembelajaran lokal di Indonesia. Jurnal Pendidikan dan Lingkungan, 7(2), 101-110.

Lufri. (2007). Strategi Pembelajaran Biologi. Padang: UNP Press.

Massimino, D., Baillie, S., Balmer, D., Bashford, R., Gregory, R., Harris, S., Heywood, J., Kelly, L., Noble, D., Pearce-Higgins, J., Raven, M., Risely, K., Woodcock, P., Wotton, S., & Gillings, S. (2024). The Breeding Bird Survey of the United Kingdom. Global Ecology and Biogeography.

Novarina, G., Yulianti, E., & Ramadhani, S. (2023). Konservasi Burung sebagai Strategi Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Jakarta: Penerbit Lingkungan Lestari.

Rahmatussyifa, R., Yogica, R., Fitri, R., & Rahmatika, H. (2024). Pengembangan E-Booklet Interaktif Bermuatan Profil Pelajar Pancasila Pada Materi Keanekaragaman Hayati Untuk Peserta Didik Fase E SMA. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1), 9225-9232.

Ramadanil, Mahfudz, Saleh MFRS. (2019). Panduan Mengenal Jenis Tumbuhan Kawasan Universitas Tadulako. Palu: Untad Press.

Ramona, F., & Suryani, L. (2022). Keanekaragaman burung dan potensi pengembangan ekowisata di kawasan Perkampungan Minangkabau Kota Padang Panjang. Jurnal Biologi Universitas Andalas, 10(2), 60-69.

Sahil, J., Hasan, S., Haerullah, A., & Saibi, N. (2022). Penerapan pembelajaran abad 21 pada mata pelajaran biologi di SMA Negeri Kota Ternate. Biosfer: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi, 7(1), 13-19.

Sari, D. P., Ramdani, F., & Nugroho, A. S. (2023). Keanekaragaman burung di ekosistem mangrove Sumatera Barat dan implikasinya terhadap konservasi habitat. Jurnal Biodiversitas Indonesia, 14(2), 115-124.

UNESCO. (2020). Education for Sustainable Development: Goals. United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization.

United Nations. (2021). The 2030 Agenda for Sustainable Development. United Nations.

Yogica, R., Leonan, F. P., Rahmat, Y., Saputra, F., Agusdi, K., Hidayat, R., ... & Salsabila, M. R. (2023). Burung dalam Lensa. Yogyakarta: Deepublish.

Yuliandri, R., & Sumarmin, R. (2020). Avifauna Potential for The Development of Bird Watching Ecotourism on Mount Tandikek. Bioscience, 4(1), 89-96.

Yuliani, R., & Hartono, M. (2024). Potensi ekowisata pengamatan burung di kawasan mangrove Sumatera Barat. Jurnal Pariwisata dan Lingkungan, 9(1), 45-53.

Azzahra, S., Rohman, F., & Syamsuri, I. (2023). Analisis Dampak Perubahan Iklim terhadap Fenologi Tumbuhan Endemik sebagai Sumber Belajar Biologi Kontekstual. Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia, 9(1), 45-58.

Fauzi, A., & Ramadhani, A. S. (2022). Relevansi Kurikulum Merdeka dalam Membangun Literasi Perubahan Iklim di Tingkat Menengah Atas. Jurnal Pedagogi Sains, 10(2), 112-125.

Pratama, H., & Setyaningrum, W. (2021). Etnobiologi dalam Pembelajaran: Menghubungkan Pengetahuan Lokal dengan Konsep Keanekaragaman Hayati Modern. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Wulandari, T. (2024). Empowerment Siswa SMA melalui Project-Based Learning Berorientasi SDG-13: Studi Kasus Mitigasi Bencana Lokal. Jurnal Konservasi Lingkungan, 12(3), 201-215.

Published

2025-12-31

How to Cite

Realizing Climate Action through Contextual Biology Learning: A Literature Review of Integrating Local Bird Data into Biodiversity Materials for Achieving SDG-13. (2025). Journal of Curriculum and Learning Technologies (JCLT-Krisno), 1(2), 126-133. Retrieved from https://mail.journal.almaarif.ac.id/index.php/krisno/article/view/848